Berita >> Olahraga >> Sepak Bola

Tak Ada Keajaiban Sepak Bola
BERITA - sepakbola.infogue.com - BASEL - Apapun hasil laga melawan Jerman dini hari tadi, Turki telah menoreh sejarah. Untuk kali pertama mereka mencapai semifinal Piala Eropa. Pencapaian itu diraih lewat perjuangan keras. Setelah kalah (0-1) dari Portugal pada laga pertama penyisihan grup, Turki menang terus pada tiga pertandingan berikutnya. Hebatnya, mereka selalu ketinggalan dahulu sebelum kemudian sukses membalikkan keadaan.

Rekor tersebut menambah kepercayaan diri skuad Turki. Termasuk, untuk meladeni Jerman di semifinal dini hari tadi. ''Hanya ada tiga hasil dalam sepak bola, yakni menang, seri, atau kalah. Kami berharap selalu menang!'' tegas pelatih Turki Fatih Terim saat konferensi pers di Stadion St Jakob Park Basel, Swiss, kemarin.

Terim tampak percaya diri menjawab pertanyaan wartawan. Pelatih yang pernah menangani klub Italia AC Milan itu mengakui timnya tidak diunggulkan. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mereka. Terim menegaskan bahwa Turki tidak perlu keajaiban untuk lolos ke final dan bahkan menjadi jawara Euro 2008.

''Tidak ada keajaiban dalam sepak bola. Saya tidak percaya keajaiban,'' tegas Terim. Dia pun mengutip pernyataan ilmuwan kondang Albert Einstein. ''Einstein berkata ada dua jalan dalam hidup. Pertama, percaya bahwa semua adalah keajaiban dan kita hidup dalam jalan itu. Kedua, percaya bahwa tidak ada keajaiban. Saya pilih yang kedua!'' kata pelatih berusia 58 tahun itu.

Menurut Terim, sukses Turki lolos dari penyisihan grup dan menjejakkan langkah sampai ke semifinal adalah buah kerja keras seluruh anggota tim. Meski secara teknis sering dianggap kelas dua, para pemain Turki memiliki kelebihan lain. Mereka bemain maksimal di atas lapangan dan pantang menyerah sampai peluit panjang berbunyi.

Hal itu telah dibuktikan Nihat Kahveci dkk dalam tiga laga terakhir, melawan Swiss, Republik Ceko, dan Kroasia. Turki selalu ketinggalan dulu, tapi kemudian menang di akhir pertandingan. Saat melawan Ceko, misalnya, Turki sudah ketinggalan dua gol. Padahal, mereka harus menang untuk lolos perempat final. Kemenangan itu akhirnya datang setelah Turki mencetak tiga gol balasan.

Perjuangan dramatik juga dilakoni Turki saat mengalahkan Kroasia lewat adu penalti di fase perempat final lalu. ''Kami selalu bekerja keras dan menjadi satu dalam sebuah tim. Semua orang menikmati apa yang yang kami tampilkan. Kami mengirim pesan tentang kehidupan dalam sepak bola,'' kata Terim.

Menghadapi Jerman di semifinal, Turki kembali tidak diunggulkan. Apalagi, sederet problem internal menghadang mereka. Beberapa pilar Turki dipastikan absen karena akumulasi kartu dan cedera. Di sisi lain, Jerman dalam kondisil lebih bugar dan semua pemainnya tidak menghadapi masalah.

Tim besutan Terim pun diposisikan sebagai underdog. Tapi, hal itu tidak menjadi beban bagi skuad Turki. ''Jerman memang tim yang kuat. Kami menghormati mereka. Seperti lawan-lawan kami yang lain. Tapi, kami tak gentar melawan Jerman,'' kata Terim.

sumber: jwp
Lihat Sumbernya
Dikirim: 34 hari 22 jam lalu
Pengirim: vitro
Kirim ke Teman: Kirim ke teman
Kategori: SEPAK BOLA
Tag: Keajaiban Sepak Bola, Turki, Euro 2008
Sortir: Sortir

  Setting   Tutup Komentar   Sensor  

 
Kamu bisa membalas pesan yang kamu terima disini. (kode HTML tidak diperbolehkan)


  Pesan akan segera ditampilkan setelah proses kirim.
 

Berita Terkait

1  Pesawat Tempur Turki Serang Pemberontak ...
1  Jet Tempur Turki Serang Pangkalan Kurdi Di ...
1  Pemimpin Kurdi Bertemu Utusan Turki
1  Indonesia-Turki Terbitkan Perangko Bersama
1  Kota Turki Gugat Produser Film Batman Akibat ...